Apa itu Metabolisme?
Sebenarnya apa sih yang terjadi kepada makanan yang masuk ke
dalam tubuh kita setelah masuk ke dalam mulut kita? Apakah mulut kita itu
seperti black hole yang bisa menelan segalanya? Tentu kita harus mengetahui apa
yang terjadi pada makanan yang telah memasuki tubuh kita karena satu-satunya
aset kita yang benar-benar kita miliki dan tidak bisa dibeli dengan apapun
adalah TUBUH kita sendiri.
Metabolisme pada dasarnya adalah proses pembakaran zat gizi
yang telah melewati proses pencernaan yang dilakukan sebelumnya oleh lambung
dan usus serta rekan-rekan organ pencernaan lainnya. Bisa dibayangkan saja
proses pembakaran bensin yang dilakukan oleh mesin mobil untuk membuat mobil
tersebut bisa bergerak. Pada dasarnya ini merupakan bentuk proses pembakaran
yang sama. Akan tetapi pada manusia agak sedikit berbeda, yaitu metabolism atau
proses pembakaran itu terjadi dalam 2 cara yaitu pembakaran anabolic dan
catabolic:
1. Proses Anabolic
·
Proses ini merupakan proses pembentukan dan juga
reparasi jaringan yang rusak dalam tubuh manusia. Variasi zat dari dalam
makanan yang sudah kita simpan akan dibentuk oleh tubuh kita menjadi jaringan
yang baru dan pada akhirnya menghasilkan hormone. Pada intinya proses ini MENGHABISKAN ENERGY (ENERGY CONSUMPTION)
jadi jika energy habis akan membuat kita lapar lagi dan membutuhkan zat gizi
atau makanan baru lagi.
2. Proses
Catabolic
·
Proses yang satu ini merupakan kebalikan dari
sistem anabolic yang menghabiskan energy. Proses Catabolic adalah proses yang MENGHASILKAN ENERGI (ENERGY PRODUCTION). Proses ini terjadi
dengan cara memecah atau menyesuaikan zat gizi ke ukuran yang lebih sesuai agar
mudah disimpan atau dipergunakan oleh sel-sel tubuh kita.
PENYEBAB OBESITAS
Jadi setelah mengetahui proses metabolism yang terjadi pada
tubuh kita, apa manfaatnya bagi kita? Kita bisa mengetahui salah satu penyebab
seseorang bisa mengalami obesitas. Tentunya kita tahu bahwa obesitas merupakan
salah satu penyakit yang sangat populer di zaman modern sekarang. Tidak sedikit
orang yang mengalami obesitas yang serba instant dan junk food di zaman
sekarang. Obesitas bisa menyebabkan tekanan darah tinggi, diabetes, stroke,
kencing manis, penyumbatan pembuluh darah dan berbagai macam jenis penyakit
lainnya. Tentunya hal ini tidak kita inginkan di zaman yang serba mahal
sekarang. Oleh Karena itu, sangatlah penting bagi kita untuk mulai meluangkan
waktu dan perhatian terhadap hal-hal tersebut.
Metabolisme tubuh setiap manusia itu berbeda-beda. Ada yang
cepat dan ada juga yang lambat. Itu tergantung hormone dan sel tubuh setiap
manusia. Untuk manusia yang memiliki metabolism atau proses pembakaran kalori
yang lamban, akan memiliki lebih banyak kemungkinan lebih gemuk daripada yang
metabolismenya cepat. Oleh karena itu, untuk mengatasi hal tersebut, sangatlah
dianjurkan bagi yang metabolism lambat untuk lebih rutin melakukan aktivitas
pembakaran kalori dibandingkan yang metabolismenya cepat.
Bonus Tips tentang Mitos:Benarkah Berkeringat bisa menguruskan badan?
Banyak orang yang mencoba lari menggunakan baju “SAUNA” atau
sejenis jas hujan yang tebal untuk membuat tubuh berkeringat sangat banyak agar
menjadi lebih kurus dalam waktu singkat. Memang pada kenyataanya jika
berkeringat dengan sangat banyak akan membuat timbangan berat badan turun cukup
banyak, TAPI yang menjadi penyebab turunnya berat badan itu bukanlah pembakaran
lemak tapi melainkan keluarnya cairan-cairan dari dalam tubuh kita. Jadi ketika
kita banyak minum untuk memenuhi pengeluaran keringat kita, maka berat badan
kita akan kembali lagi ke hampir semula. Berlari memang salah satu olahraga
kardio yang membakar kalori, tapi bukan berarti dengan basahnya keringat akan
membuat seseorang itu mudah membakar lemak. Itu adalah dua hal yang berbeda.

0 comments:
Post a Comment