Tuesday, January 29, 2019

Metabolisme? Apa ya itu?


Apa itu Metabolisme?

Sebenarnya apa sih yang terjadi kepada makanan yang masuk ke dalam tubuh kita setelah masuk ke dalam mulut kita? Apakah mulut kita itu seperti black hole yang bisa menelan segalanya? Tentu kita harus mengetahui apa yang terjadi pada makanan yang telah memasuki tubuh kita karena satu-satunya aset kita yang benar-benar kita miliki dan tidak bisa dibeli dengan apapun adalah TUBUH kita sendiri.
Metabolisme pada dasarnya adalah proses pembakaran zat gizi yang telah melewati proses pencernaan yang dilakukan sebelumnya oleh lambung dan usus serta rekan-rekan organ pencernaan lainnya. Bisa dibayangkan saja proses pembakaran bensin yang dilakukan oleh mesin mobil untuk membuat mobil tersebut bisa bergerak. Pada dasarnya ini merupakan bentuk proses pembakaran yang sama. Akan tetapi pada manusia agak sedikit berbeda, yaitu metabolism atau proses pembakaran itu terjadi dalam 2 cara yaitu pembakaran anabolic dan catabolic:

1.            Proses Anabolic 
·         Proses ini merupakan proses pembentukan dan juga reparasi jaringan yang rusak dalam tubuh manusia. Variasi zat dari dalam makanan yang sudah kita simpan akan dibentuk oleh tubuh kita menjadi jaringan yang baru dan pada akhirnya menghasilkan hormone. Pada intinya proses ini MENGHABISKAN ENERGY (ENERGY CONSUMPTION) jadi jika energy habis akan membuat kita lapar lagi dan membutuhkan zat gizi atau makanan baru lagi.

                2.            Proses Catabolic
·         Proses yang satu ini merupakan kebalikan dari sistem anabolic yang menghabiskan energy. Proses Catabolic adalah proses yang MENGHASILKAN ENERGI (ENERGY PRODUCTION). Proses ini terjadi dengan cara memecah atau menyesuaikan zat gizi ke ukuran yang lebih sesuai agar mudah disimpan atau dipergunakan oleh sel-sel tubuh kita.


 PENYEBAB OBESITAS

Jadi setelah mengetahui proses metabolism yang terjadi pada tubuh kita, apa manfaatnya bagi kita? Kita bisa mengetahui salah satu penyebab seseorang bisa mengalami obesitas. Tentunya kita tahu bahwa obesitas merupakan salah satu penyakit yang sangat populer di zaman modern sekarang. Tidak sedikit orang yang mengalami obesitas yang serba instant dan junk food di zaman sekarang. Obesitas bisa menyebabkan tekanan darah tinggi, diabetes, stroke, kencing manis, penyumbatan pembuluh darah dan berbagai macam jenis penyakit lainnya. Tentunya hal ini tidak kita inginkan di zaman yang serba mahal sekarang. Oleh Karena itu, sangatlah penting bagi kita untuk mulai meluangkan waktu dan perhatian terhadap hal-hal tersebut.
Metabolisme tubuh setiap manusia itu berbeda-beda. Ada yang cepat dan ada juga yang lambat. Itu tergantung hormone dan sel tubuh setiap manusia. Untuk manusia yang memiliki metabolism atau proses pembakaran kalori yang lamban, akan memiliki lebih banyak kemungkinan lebih gemuk daripada yang metabolismenya cepat. Oleh karena itu, untuk mengatasi hal tersebut, sangatlah dianjurkan bagi yang metabolism lambat untuk lebih rutin melakukan aktivitas pembakaran kalori dibandingkan yang metabolismenya cepat.   

Bonus Tips tentang Mitos:Benarkah Berkeringat bisa menguruskan badan?

Banyak orang yang mencoba lari menggunakan baju “SAUNA” atau sejenis jas hujan yang tebal untuk membuat tubuh berkeringat sangat banyak agar menjadi lebih kurus dalam waktu singkat. Memang pada kenyataanya jika berkeringat dengan sangat banyak akan membuat timbangan berat badan turun cukup banyak, TAPI yang menjadi penyebab turunnya berat badan itu bukanlah pembakaran lemak tapi melainkan keluarnya cairan-cairan dari dalam tubuh kita. Jadi ketika kita banyak minum untuk memenuhi pengeluaran keringat kita, maka berat badan kita akan kembali lagi ke hampir semula. Berlari memang salah satu olahraga kardio yang membakar kalori, tapi bukan berarti dengan basahnya keringat akan membuat seseorang itu mudah membakar lemak. Itu adalah dua hal yang berbeda.   

0 comments:

Post a Comment